Dalam hadits disebutkan Diriwayatkan oleh Muslim dari Muthraf bin Abdullah, bahwa ia mempunyai dua orang istri. Pada suatu hari, ia m...
Dalam hadits disebutkan Diriwayatkan oleh Muslim dari Muthraf bin Abdullah, bahwa ia mempunyai dua orang istri. Pada suatu hari, ia mengunjungi salah satu di antara istrinya. Istri yang kedua berkata, "Apakah engkau telah mengunjungi fulanah?" Ia menjawab, "Aku baru saja datang dari kediaman lmran bin Hushain. Rasulullah saw. memberitahukan kepada kami, beliau bersabda, 'Sesungguhnya, penghuni paling sedikit di surga nanti adalah kaum wanita.'"
Dan untuk memperjelas sebab apa wanita banyak yang menjadi penghuni neraka adalah seperti yang disabdakan baginda Rasulullah saw berikut
"Dari Ibnu Abbas, ia berkata: Nabi shollallohu alaihi wa sallam bersabda: "Neraka diperlihatkan kepadaku, ternyata kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita." Para sahabat bertanya: "Apakah karena mereka kufur terhadap Alloh?", Beliau menjawab: "mereka kufur terhadap suami dan mengingkari kebaikannya, seandainya engkau berbuat baik pada salah seorang dari mereka selama satu tahun kemudian ia melihat sesuatu (yang tidak ia sukai) darimu, ia akan mengatakan: "Aku tidak pernah melihat satu kebaikanpun darimu." [HR. al-Bukhori}
Selain taat kepada suami hal lainnya yang dapat memasukan kedalam surga bagi wanita adalah mendidik anak-anak nya menjadi generasi sholih dan sholihah yang berguna bagi masyarakat bangsa dan agama. Karena begitu pentingnya pendidikan sorang ibu kepada anaknya ada pepatah "baiknya negara adalah karena baiknya wanita".
Maksudnya adalah jika wanita bisa mendidik anak-anaknya dengan baik maka kelak dewasa anak itu akan menjadi seorang yang membangun bangsa dan negara yang adil sesuai dengan syariat islam. Itulah kenapa peran wanita sangat penting bukan saja dalam rumah tangga tapi juga pengaruhnya kepada kelangsungan kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu pendidikan islam kepada remaja putri amat penting sekali karena menyangkut arah suatu bangsa. Hal itu karena remaja putri adalah calon seorang ibu. Kearah mana bangsa ini entah itu kelembah kehancuran atau kepuncak keberhasilan. Hal itu tergantung baik buruknya akhlaq wanita. Oleh karena itu guru yang paling besar pengaruhnya kepada muridnya /anak-anaknya adalah ibunya.
Maksudnya adalah jika wanita bisa mendidik anak-anaknya dengan baik maka kelak dewasa anak itu akan menjadi seorang yang membangun bangsa dan negara yang adil sesuai dengan syariat islam. Itulah kenapa peran wanita sangat penting bukan saja dalam rumah tangga tapi juga pengaruhnya kepada kelangsungan kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu pendidikan islam kepada remaja putri amat penting sekali karena menyangkut arah suatu bangsa. Hal itu karena remaja putri adalah calon seorang ibu. Kearah mana bangsa ini entah itu kelembah kehancuran atau kepuncak keberhasilan. Hal itu tergantung baik buruknya akhlaq wanita. Oleh karena itu guru yang paling besar pengaruhnya kepada muridnya /anak-anaknya adalah ibunya.
Selain itu pendidikan islam kepada anak-anak merupakan amal jariyah yang tidak akan terputus sampai hari kiamat. Maksudnya adalah pahalanya akan terus mengalir meskipun yang bersangkutan telah berada dialam barzah (meninggal). Karena dalam suatu hadits sahih dan popular disebutkan bahwa
"Jika seorang anak Adam meninggal dunia, maka putuslah segala amal ibadahnya, kecuali tiga perkara, sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak-anak saleh yang mendoakan kedua orang tuanya .
[ hadits ini diriwayatkan oleh Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, Nasai dam Ahmad]
"Jika seorang anak Adam meninggal dunia, maka putuslah segala amal ibadahnya, kecuali tiga perkara, sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak-anak saleh yang mendoakan kedua orang tuanya .
[ hadits ini diriwayatkan oleh Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, Nasai dam Ahmad]
Lalu bagaimana keadaannya bila kita cerminkan dengan kehidupan modern ini. Sungguh jika kita mau melakukan penelitian entah itu membaca berita dan sebagainya ternyata yang terjadi adalah kebalikan yang diharapkan. Dijaman globalisasi ini wanita cenderung selalu menjadi pembangkang dan tidak patuh kepada suami dan yang lainnya adalah terlalu sibuk dengan pekerjaannnya sehingga lupa pendidikan anak-anaknya. Sehingga yang terjadi generasi sekarang ini banyak yang rusak sesungguhnya pengaruhnya tidak terlepas dari buruknya akhlaq seorang ibu / wanita di jaman sekarang. Sungguh masuk surga itu perlu perjuangan tidak hanya enak-enakan berdo'a tanpa usaha. Segalanya perlu tawakal dan kesabaran. Apalagi butuh kesabaran yang ekstra untuk menghadapi problema kehidupan dijaman modern ini. Karena pengaruh buruk tidak saja datang dari dalam melainkan dari luar sangat banyak dan semakin banyak. Selain membutuhkan ilmu agama yang cukup ternyata kesabaran dalam perannya sebagai seorang istri dan guru bagi anaknya adalah yang paling utama untuk menjadi wanita penghuni surga.
