Cerita Kisah Nabi Senyum Rasulullah SAW

Turunnya Islam dalam kehidupan ini paling tidak memiliki dua tujuan, sebagaimana terdapat di dalam Al Quran yaitu sebagai rahmat bagi semest...

Turunnya Islam dalam kehidupan ini paling tidak memiliki dua tujuan, sebagaimana terdapat di dalam Al Quran yaitu sebagai rahmat bagi semesta alam dan untuk memperbaiki akhlak manusia melalui media dakwah yang dilakukan oleh Nabi Muhammad saw.
Dan inti dari kedua tujuan tersebut pada dasarnya adalah sama, yaitu untuk memperbaiki kehidupan umat manusia di dunia dan akhirat.

Islam yang begitu tinggi dan mulia, sementara Allah swt tidak akan menurunkan hidayah kepada seluruh manusia serta merta (spontan), sebagaimana telah diturunkan kepada para Nabi-Nya, maka dakwah pun memiliki peranan yang sangat besar.
Dakwah yang dilakukan oleh Nabi Muhammad saw sepanjang hidupnya merupakan satu sejarah perjuangan yang sangat panjang dan penting. Melalui dakwah beliaulah, akhirnya Islam dengan segala ajarannya dapat diteriman oleh umat manusia, terus berkembang, dan akhirnya menjadi satu agama dengan pengikut yang terbesar di dunia.

Perjuangan Nabi Muhammad sawdalam menyebarkan ajaran Allah swt bukanlah sebuah perjuangan yang mudah. Sebaliknya, ia adalah perjuangan yang teramat berat yang kemungkinan besar tidak akan mampu ditempuh oleh orang-orang atau bahkan Nabi-Nabi selain beliau. Beliau harus menghadapi orang-orang yang luar biasa liciknya, orang-orang yang kejam, orang-orang yang ingin membunuhnya, dan para penguasa yang zalim, hingga kerasnya medah dakwah pun sempat menjatuhkan gigi beliau. Berbagai hinaan, cacian, makian, fitnah, sumpah serapah, dan ejekan pun harus beliau terima, hingga ludah hinaan pun sempat mendarat di wajahnya.


Luar biasanya, semua itu beliau lalui dengan penuh kesabaran dan keikhlasan. Seolah beliau tidak merasakan beban dan perjuangan yang sangat berat tersebut.


Ketika matahari tengah teriknya, Nabi Muhammad saw mendatangi kota Thoif untuk mengabarkan bahwa tiada Tuhan selain Allah swt. Namun apa yang terjadi..? Sebelum beliau selesai menyampaikan risalahnya, langsung saja para penduduk Thoif melempari beliau dengan batu.


Nabi Muhammad saw pun berlari dengan menderita luka cukup parah. Giginya patah dan berdarah terkena lemparan batu.

Malaikat Jibril pun segera turun dan menawarkan bantuan kepada Nabi Muhammad saw.
Malaikat Jibril berkata, “Wahai kekasih Allah, apa yang kau ingin aku lakukan terhadap mereka.
Jika kau mau aku akan membalikkan tanah yang menopang mereka sehingga mereka hilang tertelan bumi..?
Andaipun Nabi Muhammad saw menyetujui tawaran Malaikat Jibril tersebut, niscaya habislah sudah kemaksiatan dan kejahatan yang ada di muka bumi ini dalam sekejap dan selesailah beban beliau.
Dan andaipun Nabi Muhammad saw menyetujui tawaran Malaikat Jibril tersebut, mungkin secara logika pun itu adalah hal yang wajar. Namun tidak demikian bagi beliau,

Nabi Muhammad saw kemudian menjawab:

“Jangan wahai Jibril. Mereka melakukan itu karena mereka belum tahu. Mungkin hari ini mereka menolak ajaranku, tapi aku berharap anak cucu mereka di kemudian hari akan menjadi pengemban risalahku.”


Luar biasa memang akhlak Nabi Muhammad saw, dalam terpaan hinaan, cacian, fitnah, sumpah serapah, dan ejekan, salah satu metode dakwah beliau yang paling mendasar dan menyentuh tidak pernah terlupakan.


Kehangatan senyum senantiasa membasahi bibir beliau dalam aktivitas kehidupan dan dakwahnya.
Senyum yang akan menyejukkansetiap mata yang melihatnya.
Senyum yang senantiasamenggetarkan hati para sahabat dan umatnya.
Senyum itulah yang selalu menghiasi menu pembuka, menu utama, dan menu penutup dalam dakwah Nabi Muhammad saw.
Dan sebagai umatnya, kenapa kita tidak berusaha untuk mengikuti jejak beliau yang satu ini..?
Menjalani kehidupan ini dengan selalu tersenyum. Dan berjuang dalam dakwah Islam inipun tanpa melupakan senyum.
Hiasi perjuangan dakwah Islam kita dengan senyum yang hangat, karena senyum itulah yang pertama kali akan menyentuh hati saudara-saudara kita.
Hilangkan kekerasan dan wajah masam dari dakwah kita yang justru akhirnya akan membuat mereka lari dari ajakan kita, dan bahkan membenci kita.
Mari, kita menjaring umat dengan senyum yang senantiasa tersemat..!
“Dan sesunguhnya kamu (Muhammad) benar-benar berbudi pekerti yang agung.” (QS. Al Qalam: 4) Wallahua’lam


Semoga Bermanfaat! 😊


COMMENTS

Baca Juga:
Nama

Kabar Dunia,190,Keluarga,36,Kesehatan,51,Muslimah,45,Nasehat,178,Politik,14,Serba-Serbi,3,Z-Kabar,126,Z-Rekomendasi,23,
ltr
item
Kabar Semesta: Cerita Kisah Nabi Senyum Rasulullah SAW
Cerita Kisah Nabi Senyum Rasulullah SAW
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgj82nc54pdHfv6dXTlPNBtSjorwH13HN_1LiIvZZeA0pKSB1aRJakbgxMYnL0pEy-U65IvODeH7IuuzMLOAwZxYh6aaiahk2ppQnBAGUjMaw6TVSgJdtFHRhTJ8lgmO2r8iSVlnyK0-1m8/s1600/20151007205044.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgj82nc54pdHfv6dXTlPNBtSjorwH13HN_1LiIvZZeA0pKSB1aRJakbgxMYnL0pEy-U65IvODeH7IuuzMLOAwZxYh6aaiahk2ppQnBAGUjMaw6TVSgJdtFHRhTJ8lgmO2r8iSVlnyK0-1m8/s72-c/20151007205044.jpg
Kabar Semesta
https://kabarsemestaku.blogspot.com/2015/10/cerita-kisah-nabi-senyum-rasulullah-saw.html
https://kabarsemestaku.blogspot.com/
http://kabarsemestaku.blogspot.com/
http://kabarsemestaku.blogspot.com/2015/10/cerita-kisah-nabi-senyum-rasulullah-saw.html
true
1791846444007685773
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts LIHAT SEMUA Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS LIHAT SEMUA DIREKOMENDASIKAN LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy