Kabar Semesta - Pertama, adanya keberagaman alam semesta dan keberagaman ciptaan-ciptaan Allah yang cukup banyak, menjadi bukti adanya...
Kabar Semesta - Pertama, adanya keberagaman alam semesta dan keberagaman ciptaan-ciptaan Allah yang cukup banyak, menjadi bukti adanya Sang Pencipta, yaitu Allah SWT. Sebab, dunia ini tidak ada satupun yang berani mrngklaim dapat menciptakan alam semesta selain diri-Nya.
Seperti halnya akal manusia yang menganggap mustahil adanya
sesuatu tanpa ada orang yang menggandakannya, bahkan adanya sesuatu yang paling
remeh sekalipun tetap dianggap mustahil tanpa ada orang yang mengandakannya.
Hal bitu ibarat adanya suatu makanan tanpa ada tukang masak, atau adanya
hamparan di atas tanah tanpa ada yang menghamparkannya. Jika demikian, lantas
bagaimana dengan seluruh alam sesta yang sangat luar biasa ini,terdiri dari
langit yang meliputi bintang-bintang, matahari, bulan dan planet-planet. Semua
benda-benda langit bentuknya beragam, ukuranya bermacam-macam,jaraknya
berbeda-beda, dan pergerakannya tidak sama.
Juga bumi dan segala sesuatunya yang Dia ciptakan di
dalamnya berupa manusia, jin, dan hewan dengan ragam jenis dan individunya
serta ragam warna kulit hingga bahasa, juga perbedaan dalam pengetahuan,
pemahaman, karakteristik, dan ciri khas.
Juga segala apa yang dia simpan di dalamnya berupa barang
tambang yang beragam warna dan manfaat; sungai-sungai yang mengalir diatasnya;
lautan yang mengelilingi daratan; dan tumbuh-tumbuhan serta tanaman yang
menghasilkan buah bermacam-macamjenisnya,rasanya,aromanya, ciri khasnya dan
manfaatnya.
Kedua, keberadaan firman Allah di tengah-tengah kita yang bias
kit abaca,renungi, dan pahami maknanya. Itu semua merupakan bukti akan
keberadaan-Nya karena mustahil ada suatu perkataan tanpa ada yang
mengatakannya; mustahil ada ucapan tanpa ada yang mengucapkannya. Oleh
karenanya , firman Allah SWT merupakan bukti menunjukan akan adanya
keberadanNya. Terlebih lagi, bahwa firman-Nya telah mencangkup syariat terkokoh
yang telah diketahui oleh manusia dan juga mencangkup undang-undang paling
sempurna yang telah mewujudkan kebaikan yang banyak bagi umat manusia. Sebagaimana
ia juga mencangkup vteori-teori ilmiah tervalid, perkara-perkra gaib, serta
peristiwa-peristiwa bersejarah. Firman-Nya sangat benar di dalam sekuruh hal
ini.
Ketiga, keberadaan system yang rapid an detail atas sunnah
kauniyyah (aturan-aturan Allah yang berlaku di alam) dalam
penciptaan,pembentukan,penumbuhan, dan pengembangan untuk seluruh makhluk hidup
di dunia ini.
Seluruhnya tunduk pada aturan-aturan ini dan terikat
dengannya. Tidak ada yang dapat keluar darinya dalam kondisi apapun . sebagai
contoh adalah manusia , awalnya adalah setetes air mani yang tergantung pada
Rahim, kemudian melewati tahapan-tahapan menakjubkan yang tidak ada campur
tangan dari bsiapapun selain Allah, setelah itu keluar menjadi manusia yang
sempurna. Ini dalam hal penciptaan dan pembentukan manusia. Begitu pula dalam
penumbuhan dan pengembangannya, sejak dari masa bayi dan kanak-kanak menuju
usia pemda dan dewasa, kemudian menuju usia tua.
Sumber : Minhajul Muslim
