Kabar Semesta - Iman kepada Allah merupakan pasal terpenting dari sekian pasal yang ada. Sebab,iman kepada Allah merupakan pusat dan ...
Kabar Semesta - Iman kepada Allah merupakan pasal terpenting dari sekian pasal yang ada. Sebab,iman kepada Allah merupakan pusat dan sesuatu yang menuntun seluruh kehidupan seorang muslim.
Maksud seorang muslim iman kepada Allah SWT adalah ia
membernarkan keberadaan Rabb Tabaraka wad an membenarkan bahwa dia adalah
pencipta seluruh langit dan bumi,maha mengetahui yang gaib dan nyata, Rabb
segala sesuatu dan Rajanya,tiada ilah yang berhak diibadahi selain dia dan
tidak ada Rabb selainNYA. Juga membenarkan bahwa Allah disifati dengan segala kesempurnaan
dan terbebas dari segala kekurangan. Keimanan merupakan hidayah Allah
kepadanya, kemudian berdasarkan dalil-dalil naqli (Al-Quran atau As-Sunnah) dan
aqli (logika).
Dalil-Dalil Naqli
Pertama, pemberitahuan dari Allah ta’ala mengenai keberadaan
dan Rubbiyahnya diri-Nya terhadap makhluk, juga mengenai nama dan sifatNya.
Pemberitahuan ini terdapat dalam kitabNya yang mulia. Di antaranya ialah
firmanNya :
“Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang
Telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu dia bersemayam di atas
'Arsy[548]. dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat,
dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing)
tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak
Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam.” (Al-A’raf: 54)
“Maka tatkala Musa sampai ke (tempat) api
itu, diserulah dia dari (arah) pinggir lembah yang sebelah kanan(nya) pada
tempat yang diberkahi, dari sebatang pohon kayu, yaitu: "Ya Musa,
Sesungguhnya Aku adalah Allah, Tuhan semesta alam.” (Al-Qashash : 30)
“Sesungguhnya Aku Ini adalah Allah, tidak ada
Tuhan (yang hak) selain aku, Maka sembahlah Aku dan Dirikanlah shalat untuk
mengingat Aku.” (Thaha : 14)
.
“Dialah Allah yang tiada Tuhan selain Dia, yang mengetahui yang ghaib dan yang
nyata, Dia-lah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.Dialah Allah yang tiada
Tuhan selain Dia, raja, yang Maha suci, yang Maha Sejahtera, yang Mengaruniakan
Keamanan, yang Maha Memelihara, yang Maha Perkasa, yang Maha Kuasa, yang
memiliki segala Keagungan, Maha Suci Allah dari apa yang mereka
persekutukan.Dialah Allah yang Menciptakan, yang Mengadakan, yang membentuk
Rupa, yang mempunyai asmaaul Husna. bertasbih kepadanya apa yang di langit dan bumi.
dan dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (Al-Hasyr : 22-24)
Firman
Allah lainnya mengenai pujian terhadap diri-Nya sendiri :
“Segala pujibagi Allah, Tuhan semesta alamMaha
Pemurah lagi Maha Penyayang.Yang menguasaidi hari Pembalasan” ( Al-Fatihah :
2-4)
Firman
Allah lainnya mengenai pembicaraanNya kepada kita sebagai umat islam :
“ Sesungguhnya (agama Tauhid) Ini adalah agama kamu semua; agama
yang satu[971] dan Aku adalah Tuhanmu, Maka sembahlah Aku.” (Al-Anbiya’ : 92)
“Sesungguhnya (agama Tauhid) ini, adalah agama
kamu semua, agama yang satu[1006], dan Aku adalah Tuhanmu, Maka bertakwalah
kepada-Ku.” (Al-Mukminun : 52)
Firman
Allah mengenai pembatalan terhadap klaim adanya Rabb selain Dia atau ilah selain-Nya di langit maupun bumi :
“Sekiranya ada di langit dan di bumi tuhan-tuhan selain Allah,
tentulah keduanya itu Telah rusak binasa. Maka Maha Suci Allah yang mempunyai
'Arsy daripada apa yang mereka sifatkan.” (Al-Anbiya’: 22)
Kedua, pemberitahuan dari
sekitar 124.000 nabi dan rasul tentang keberadaan Allah tentang
pemeliharaan,penciptaan,dan pengaturan-pengaturanNya terhadap seluruh alam
semesta serta tentang nama-nama dan sifatNya.
Ketiga, keimanan dan
keyakinan milyaran manusia terhadap keberadaan Rabb, serta ibadah dan ketaatan
mereka kepadaNya.sebab, kebiasaan manusia yang berlaku membenarkan satu atau
dua orang, apalgi kelompok,umat, dan jumlah yang tak terhingga, jika disertai
dengan bukti akal fitrah atas kebenaran apa yang mereka imanai, yang mereka
beritahukan, dan yang mereka ibadahi serta mereka mendekatkan diri kepadanya.
Keempat, pemberitahuan
dari jutaan ulama tentang keberadaan Allah,sifat-sifatNya, nama-namaNya, serta
pemeliharaan dan kekuasaanNya atas segala sesuatu. Hingga karenanya mereka
beribadah kepadanYa, menantiNya,serta mencintai dan membenci sesuatu karenaNya.
