Kabar Semesta - “Sesungguhnya orang-orang mukmin hanyalah mereka yang apabila disebutkan nama Allah maka bergetarlah hatinya, dan apab...
Kabar Semesta - “Sesungguhnya orang-orang mukmin hanyalah mereka yang apabila disebutkan nama Allah maka bergetarlah hatinya, dan apabila disebutkan ayat-ayat-Nya menjadi bertambah imannya dan kepada Rabbnya mereka bertawakal.” (Al Anfal : 2-4)
“Barang siapa bergembira atas kebaikannya dan bersedih akan
keburukannya, maka dia adalah seorang mukmin”. (Diriwayatkan Thabrani dari Abu Musa ra.)
Sering hilangnya kesempatan dari diri kita, lenyapnya
momentum dari depan kita karena iman tak
lagi menyala. Hatinya tidak sensitive menangkap sinyal kebaikan. Karena hati
itu seperti power control yang menggerakkan. Seperti remoteyang memberi
komando. Seperti raja yang memerintah. Anak buahnya adalah seluruh anggota
tubuhnya yaitu : mata, telinga, tangan, kaki, mulut dan sebagainya. Tentunya
kalau “top leader”-nya tidak sensitive, tidak memerintahkan, tentunya anak buah
tak bisa dan berani bergerak. Karena itulah agar top leader tadi bisa
sensitive, maka seluruh anak buah harus kompak memberikan masukan, informasi
dan motivasi.
Jangan biarkan ada waktu tersisa, jangan biarkan ada anggota
yang tersia-sia. Sebagaimana nasehat Imam Al Ghazali, “Setiap anggota tubuh
harus ditunaikan zakatnya kepada Allah, kebijaksanaan-Nya dan kekuasaan-Nya.
Zakatnya mata adalah melihat dengan mengambil ibrah dari yang dilihat dan
menghindari dari yang di haramkan. Zakatnya telinga adalah mendengarkan sesuatu
yang menjamin keselamatamnu dari api neraka. Zakatnya lisan adalah berbicara
yang mendekatkan kepada Allah. Zakatnya tangan ialah menahnnya dari keburukan
dan mengarahkan pada kebaikan. Zakatnya kaki adalah berusaha melakukan apa yang
baik begi hatimu dan keselamatan agamamu”. (Ihya’
Ulumuddin).
Sumber : Zero to Hero
