Kabar Semesta - Selain kesabaran diperlukan juga ketabahan. Ya, ketabahan, yakni kemampuan bangkit kembali untuk kesekian kalinya sete...
Kabar Semesta - Selain kesabaran diperlukan juga ketabahan. Ya, ketabahan, yakni kemampuan bangkit kembali untuk kesekian kalinya setelah terjatuh. Dalam benturan antara sungai dan batu, air sungai senantiasa menang bukan dengan kekuatan tapi dengan ketabahan. Seberapa jauh Anda jatuh tidak menjadi masalah, tetapi yang penting seberapa sering Anda bangkit kembali.
Apabila Anda dapat terus mencoba setelah tiga kegagalan,
anda dapat mempertimbangkan diri untuk menjadi pemimpin dalam pekerjaan anda
sekarang.
Jika Anda dapat terus mencoba setelah tiga kegagalan, Anda
dapat mempertimbangkan diri untuk menjadi pemimpin dalam pekerjaan Anda
sekarang.
Jika Anda terus mencoba setelah mengalami balasan kegagalan,
ini berarti benih kejeniusan sedang tumbuh dalam diri Anda.
Seperti Thomas Alfa Edison, saat ditanya, bagaimana ia bisa
bertahan setelah ribuan kali gagal? Penemu bola lampu dan pendiri perusahaan
kelas dunia, General Electric ini menjawab, “Saya tidak gagal, tetapi menemukan
9994 cara yang salah dan hanya satu cara yang berhasil. Saya pasti akan sukses
karena telah kehabisan percobaan yang gagal.”
Orang yang tabah adalah orang yang berpikir “Yang ada masih
lebih baik”. Yang tersisa dan dipunya meskipun sedikit itu masih lebih baik.
Yang dapat diraih seberapapun harus disyukuri. Sebagaimana dalam kaidah ushul
fiqih dikatakan:
Maalaa yadraku kullu
wala yatroku julluhu…..
Sesuatu yang tidak bisa diambil secara keseluruhan jangan
lantas ditinggalkan sama sekali.
Demikian cara berberpikir orang-orang biasa, tapi ia dapat
menangkap sesuatu yang luar biasa. Karena biasanya orang cenderung “mengalah
terhadap keadaan, menyerah terhadap kondisi, takluk terhadap keburukan, atau
bahkan menikamati dosa-dosa dan kesalahannya. Ia tidak berusaha mengumpulkan
sedikit demi sedikit kebaikan sebagai modal untuk kesuksesan yang ebih besar.
Maka orang-orang yang tabah dalam melangkah ia punya prinsip seperti pepatah
seorang pedagang, “Alangkah tiada artinya kerugian usaha jika seseorang masih
dapat kembali dengan jiwa yang selamat.”
Ketabahan juga berarti ma uterus menerus berusaha,belajar,
berlatih dan berkarya. Dala sebuah pepatah disebiutkan: “Air yang mengalir di
sebuah sungai pasti akan kembali mengalir disungai itu.”
Sungai Colorado mengalir tabah terus-menerus, melahirkan Grand
Canyon. Charles Goodyear yang tekun, membuahkan ban yang memungkinkan yang
memungkinkan kendaraan melaju kencang.
Tabahnya Wright Bethoven, saudara
membuahkan pesawat terbang. Bethoven, mengisi dunia dengan music inspiratif,
John Milton membuahkan karya pusi indah yang menyejukkan hati, perempuan tuna
netra yang tegar Helen Keller, memberikan harapan kepada semua orang cacat,
ketabahan Abrahan Lincoln membuatnya terpilih menjadi presiden. Hitorada
Ototake yang cacat kaki dan tangannya menjadi motivator kelas dunia, mampu
basket dan mememnagkan klub basket universitasnya dalam bergabai kompotinsi.
Amru bin Al Jamuh yang cacat kakinya merindukan dengan kakinya yang cacat bisa
menginjak surge. Abdulloh Ibnu Ummi Maktum yang buta sangat rajin shalat berjamaah
di masjid, selama telinganya mendengar lengkingan adzan. Dan, tentu Thomas Alfa
Edison, memberi kita cahaya listrik.
Kesuksesan tergantung
pada kekuatan untuk bertahan. Kurang tabah merupakan salah satu alasan orang
gagal dalam kehidupan.
“Setiap orang sukses menyatakan bahwa kesuksesan hanya
berada diluar ketika mereka yakin idenya akan berhasil.” Dr. Napoleon Hill
Sumber : Zero to Hero
