Kabar Semesta - “Seseorang mukmin tidak akan jatuh ke dalam lubang yang sama untuk kedua kalinya,” demikian pesan Nabi. Jangan ku...
Kabar Semesta - “Seseorang mukmin tidak akan jatuh ke dalam lubang yang sama untuk kedua kalinya,” demikian pesan Nabi.
Jangan kur seseorang dengan menghitung berapa kali dia
jatuh, ukurlah ia dengan menghitung berapa kali jatuh, ukurlah dia dengan
beberapa kali dia sanggup bangkit kembali. Seseorang yang mampu bankit kembali
setelah jatuh, tidak akan putus asa. Menyedihkan, mendengar bahwa banyak orang
seperti mereka setelah sekali dua kali gagal, memilih untuk menetap di situ dan
akhirnya mati sebagai orang yang sebenar-benarnya gagal, tersungkur, dan tidak
bangkit lagi.
Orang gagal adalah orang yang malas mengulangi dan mencari
jalan “baru” untuk menemukan tujuan. Karena diantara resep sukses kecil
berkali-kali untuk meraih sukses yang lebih besar.
Abu Ishaq Asy Syairozi, seorang ahli fiqih bermazdab Syafi’I
yang memiliki banyak karya terkenal dan bermanfaat mengulang-ulang pelajarannya
sebanyak 100 kali dan mengulangi qiyas sebanyak 1000 kali sampai badannya kurus
karena tinggi cita-citanya, kuat tekadnya.
Apakah kualitas diri kita akan mebantu bangkit kemali
setelah kita terjatuh? Kualitas diri sendiri adalah sesuatu yang mesti saya
sebutkan. Karena kalau tidak, makna buku ini tidak sempurna. Jadilah diri sendiri, jangan mengekor pada
kebesaran orang lain.
Sumber : Zero to Hero
