Kabar Semesta - Imam Sibawaih mengarang buku yang paling besar dalam bidang ilmu nahwu pada usia 30 tahun. Grandmaster ilmu Nahwu ini ...
Kabar Semesta - Imam Sibawaih mengarang buku yang paling besar dalam bidang ilmu nahwu pada usia 30 tahun. Grandmaster ilmu Nahwu ini pernah punya masa kelabu karena berupaya keras mempelajari ilmu Hadits dan ternya memayahkannya dan membuat tumpul perasaannya. Atas saran gurunya dia pun beralih mempelajari Nahwu dan ternyata menjadi piwai dalam bidangnya.
Imam Nawawi meninggal pada umur 40 tahun dan meninggalkan
warisan yang sangat besar. Diantaranya mewariskan kitab Riyadhus Shalihin,
Arba’in Nawawi, Al Adzkar dan berbagai kitab rujukan umat islam.
Imam Hasan Al Banna syahid pada usia 42 tahun dan
meninggalkan “warisan” jamaah dan kader dakwah yang mendunia. Muhammad Fathy
Farhat meraih syahid pada usia 17 tahun.
Khalifah Umar bin Abdul Aziz sanggup merubah kondisi bangsa
yang melarat menjadi bangsa yang makmur adil dan sejahtera hanya dalam tempo
lebih kurang 2 tahun. Umar bin Abdul Aziz menjadi khalifah rsyidin yang
“kelima” melakukan perubahan “tajdid” yang sangat besar dalam masa pemerintahan
yang amat singkat. Mengembalikan sisten kekhalifahan dari system kerajaan,
melakukan reformasi ekonomi, memberi keteladanan dalam mengelola pemerintahan,
menarik harta para punggawa kekhalifahan untuk kesejahteraan rakyat.
Imam Syafi’I melakukan tajdid, mengembalikan kaidah-kaidah
syariah dengan menetapkan qiyas berbasis hadits.
Imam Al Ghazali menulis puluhan buku sepanjang masa
hidupnya. Beliau melakukan tajdid, mengembalikan islam kepada ruhnya yang
semula. Imam Ibnu Taimiyyah melakukan perubahan besar, memerangi bid’ah dan
khufarat.
Muhammad bin Abdul Wahab bersatu dengan Muhammad bin Su’ud
pendiri Arab Saudi memerangi kesyirikan dan kemungkaran serta kejahiliyahan
yang saat itu merebak pesat.
Sumber : Zero to Hero
